Pertemuan kajian strategi akselerasi akses sanitasi jamban bagi kelompok terakhir di Kabupaten Pangkep dilaksanakan di Kantor Bappeda Kabupaten Pangkep. Kegiatan yang dilaksanakan oleh UNICEF-BaKTI pada hari rabu 9/9/2020 menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bappeda sebagai narasumber. Peserta yang hadir terdiri dari Kepala Puskesmas se-kecamatan Labakkang, Camat Labakkang, Dinas Kesehatan dan Bappeda.
Dalam pertemuan tersebut membahas kelompok terakhir yang bertujuan untuk mencari gambaran secara jelas terhadap kelompok terakhir di Kecamatan Labakkang yang belum memiliki akses jamban sehat dan membuat rumusan solusi untuk permasalahan tersebut. Menurut Plt Dinas kesehatan Dr. Frans bahwa faktor kebiasaan dan pola pikir atau maindsent masih menjadi masalah utama dalam masyarakat, masih ada masyarakat kita yang BAB sembarang tempat.
Informasi dari Kepala Puskesmas Taraweang Musdalifa menyampaikan sekiranya di Desa telah dibangun komitmen bersama untuk pembuatan jamban sehat, bahan dan material sudah ada tapi biaya untuk tukang tidak ada.
Menurut Hamzah perwakilan UNICEF-BaKTI informasi dari study pada hari ini diharapkan menjadi sebuah rumusan dan rujukan perencanaan untuk OPD terkait penanganan masalah “kelompok terakhir” yang belum memiliki akses jamban sehat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here