Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Nasional yang merupakan pedoman umum pelaksanaan Musrenbang, salah satunya ialah musrenbang tingkat Kelurahan. Musrenbang Kelurahan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) kelurahan untuk menyepakati usulan prioritas yang akan diajukan ke Musrenbang tingkat kecamatan. Musrenbang Kelurahan tahun 2020 digelar di 38 kelurahan dengan mengambil tema “Pemeliharaan keberlanjutan ekologi, keterpaduan insfrastruktur dan keseimbangan tata ruang dalam mendukung pematangan kemajuan desa dan daerah”.

Animo masyarakat di tingkat kelurahan untuk mengikuti musrenbang kelurahan tahun ini sangatlah meningkat dari tahun sebelumnya, hal tersebut tercermin dari banyaknya usulan masyarakat yang muncul. Salah satunya yang dilaksanakan di kelurahan Biraeng kecamatan Minasatene, dari 55 usulan yang ada melahirkan 14 usulan prioritas berdasarkan usulan pramusrenbang. Namun masih ada juga beberapa warga yang menambahkan usulan bahkan ada salah satu warga yaitu H. Azis mempertanyakan usulannya yang sejak tahun 2015 yaitu pengerukan sungai Maleleng sampai saat ini belum direalisasikan. Karena menurut H. Azis hal tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir di sebagian wilayah kelurahan Biraeng. Pernyataan tersebut ditanggapi langsung oleh Kabid Sosial dan Pemerintahan Bappeda yaitu Karia Djusaib, SP, M.Si bahwasanya Anggaran Perangkat daerah terbatas sehingga tidak semua usulan dari masyarakat dapat direalisasikan, dan disesuaikan dengan RKA masing masing perangkat daerah.

Musrenbang Kelurahan Biraeng Kecamatan Minasatene, dari kiri-kanan : Bappeda, camat minasatene, Wakil Ketua DPRD Pangkep, Anggota DPRD Pangkep, Lurah Biraeng. (23/01/19)

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yaitu Ir. Rizaldi Parumpa bahwa kita dibatasi oleh kurangnya anggaran sehingga diharapkan usulan yang masuk benar benar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama yang terkait dengan pelayanan dasar di masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan, dan juga kegiatan yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat.

Ditambahkan pula oleh Camat Minasatene yaitu H. Satria, SH bahwa pembinaan moral generasi muda perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah terutama terkait dampak negatif dari penggunaan media sosial dan teknologi yang tidak bijak.yang mengarah kepada Undang-undang IT, dengan maraknya kejadian di Kabupaten Pangkep yang cukup mengkhawatirkan bagi generasi muda di Kabupaten pangkajene dan Kepulauan, maka ini harus menjadi prioritas dalam pembangunan di bidang moral di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan ! ujarnya. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here