SOSIALISASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT

0
31

Pangkajene 30 September 2019

Sambutan sekaligus membuka acara oleh Kepala Bappeda Kab. Pangkep Selaku Ketua Pokja AMPL, antara lain : Rapat Sosialisasi ini membahas masalah yang penting yang menjadi isu strategis Kabupaten yang merupakan kenutuhan dasar masyarakat, Kebutuhan akan air bersih masih sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan maupun perdesaan khususnya diwilayah pesisir dan kepulauan, Potensi pendanaan infrastruktur perlu dioptimalkan melalui kerjasama dan komunikasi dengan semua pihak yang terkait, serta bersinergi, Penyediaan air minum merupakan ladang ibadah dan amal jariyah sehingga merupakan suatu kebahagiaan kita dipercaya untuk mengembang amanah yang sangat mulia tersebut, sebanyak 41 desa/kelurahan di Kabupaten Pangkep yang telah menjadi sasaran Program Pamsimas-III, desa/Kelurahan yang mempunyai potensi sumber air baku perlu diinventarisir dan dicarikan solusi dalam pengembangan sektor air untuk mencapai universal Akses.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah menyampaikan bahwa Desa/Kelurahan yang hadir dalam pertemuan akan diprioritaskan dalam mendapatkan bantuan pendanaan dan Desa/Kelurahan yang tidak hadir akan didorong untuk ikut ambil bagian dalam program tersebut;

Koordinator Pamsimas Kab. Pangkep memberikan materi tentang Program Hibah Insentif Desa (HID) dalam rangka mendukung pencapaian Universal Akses, sharing pendanaan APBN sebesar 80% dan Kontribusi Masyarakat 20%;

Untuk Program Hibah Air Minum Perdesaan dibawakan oleh DPMU Pamsimas, antara lain : Program HAMP sudah 2 tahun dilaksanakan di Kabupaten Pangkep yaitu tahun 2018 s/d 2019, pelaksanaan kegiatan di tahun 2019 sudah mencapai 554 SR yang terpasang, alokasi dana HAMP Kabupaten Pangkep TA. 2020, sebanyak 2 Milyar, semua desa/kelurahan eks Pamsimas berpotensi mendapatkan pendanaan HAMP TA. 2020, untuk Hibah Air Minum Perkotaan, diharapkan PDAM Kabupaten Pangkep melengkapi dokumen Perda Pernyataan Modal, permasalahan yang dihadapi dalam penjaringan minat program HAMP adalah peta jaringan/peta sosial yang tidak lengkap dan idle capacity tidak memadai.

Kegiatan ditutup secara resmi oleh Kepala Bappeda dengan beberapa catatan antara lain : Beberapa desa/kelurahan yang mempunyai masalah dalam keberfungsian SPAM perlu diadakan pertemuan khusus, desa/Kelurahan yang hadir dalam rapat sosialisasi akan diprioritaskan dalam mendapatkan pendanaan program Pamsimas, HID dan HAMP TA. 2020, masukan dari peserta agar pertemuan koordinasi Pamsimas dilakukan diluar kota (di Makassar) akan dipertimbangkan, anggaran APBDes bisa digunakan untuk kegiatan pengeboran sumur dalam dengan syarat bahwa pihak desa/kelurahan harus melakukan kegiatan pendeteksian sumber air (Geo listrik).

Jadwalkan pemasukan proposal dan surat minat desa/kelurahan paling lambat tanggal 11 Oktober 2019, untuk kemudian akan diverifikasi oleh Tim Pakem dan yang memenuhi syarat akan diusulkan menjadi desa/kelurahan sasaran program.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here