Kunjungan The Australia-Indonesia Centre (AIC)

0
26

Pada Jum’at, (17/09/19) Rombongan AIC mengadakan pertemuan dengan Wakil Bupati Pangkep, Kepala Bapeda, Sekretaris Bappeda dan beberapa staf dari beberapa OPD lain . Rombongan AIC dipimpin langsung oleh Direktur AIC Indonesia : Mr. Kevin Evans

The Australia-Indonesia Centre (AIC) adalah lembaga kerjasama bilateral yang lahir atas
komitmen bersama Presiden Indonesia dan Perdana Menteri Australia tahun 2013 untuk
memperkuat hubungan antar masyarakat di bidang sains, pendidikan, teknologi dan inovasi. AIC saat ini bermitra dengan 11 universitas terkemuka di Australia dan Indonesia, termasuk
Universitas Hasanuddin. AIC berkantor di kota Melbourne dan Jakarta. Baru-baru ini kami juga membuka kantor perwakilan di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Pada saat ini, AIC sedang menyiapkan suatu inisiatif bernama Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR/Kemitraan Penelitian Indonesia-Australia) yang didukung oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia. Konsorsium riset ini akan menghadirkan sebelas peneliti senior dari berbagai disiplin ilmu (total 55 peneliti) dengan tujuan utama memberikan input terhadap kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dalam pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta prioritas pemerintah daerah (demand-driven research). AIC menekankan pentingnya pengembangan pengetahuan untuk perencanaan dan penerapan kebijakan. Riset yang akan dilaksanakan oleh PAIR selama tahun 2020-2022 akan berfokus pada isu berbasis konektivitas, prasarana, logistik dan rantai pasok, komoditas, serta keterampilan dan kesehatan pemuda. Program PAIR berbasis di Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut rencananya akan dilakukan kerjasama riset penelitian pengaruh pembangunan kereta api terhadap konektifitas, logistik, penerimaan masyarakat, dan dampak ekonomi dengan fokus pada sektor rumput laut. Yang akan dilakukan mulai pada bulan november 2019.

Wakil Bupati mengapresiasi setiap kegiatan yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat pangkep mengoptimalkan potensi yanh dimiliki. Lewat UMD KKN tematik telah memperlihatkan bahwa potensi desa sangat banyak dan jika dibungkus dg kemasan yang menarik dan pengolahan yang baik akan menarik orang ut membeli. Dalam skala besar diharap penelitian AIC ini dapat membantu mengembangkan produk dan dapat menembus pasar yg lbh luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here