MYL-SS Target Pertumbuhan Ekonomi Pangkep Tahun Depan Capai 5,98 Persen

0
15
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (kanan) dan Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana (kiri) menggelar kegiatan refleksi Enam Bulan Kepemimpinan MYL-SS, di Ruang rapat wakil Bupati, Jumat (27/8)

Pangkep – Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengatakan, penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintah daerah, dengan mengacu pada asumsi dasar indikator kinerja makro yang didukung oleh seluruh perangkat daerah, maka pihaknya memproyeksikan ekonomi Kabupaten Pangkep pada 2022 akan tumbuh di kisaran 4,48 hingga 5,98 persen.

Hal itu disampaikan Yusran saat menggelarrefleksi Enam Bulan Kepemimpinan MYL-SS, di Ruang rapat wakil Bupati, Jumat (27/8) kemarin.

“Tentu angka pemulihan tersebut tidak cukup bila hanya sekadar langkah pengendalian pandemic Covid-19, tetapi perlu penguatan reformasi struktural,” kata dia.

Lanjut dia mengatakan, penyebaran varian baru, tetap mejadi faktor utama risiko yang harus terus diantisipasi, namun yang lebih utama dan merupakan solusi perekonomian yang berkelanjutan, pemerintah memastikan agar masyarakat bisa memperoleh pekerjaan yang layak dan mendongkrak perekonomian masyarakat Pangkep.

“Pandemi memang telah banyak menghambat laju pertumbuhan ekonomi, tetapi Pandemi tidak boleh menghambat proses reformasi struktural perekonomian kita,” tambah Yusran.

Selain itu, berbagai upaya pencapaian indikator kinerja yang akan dijalankan dan dicapai pada tahun 2022, antara lain menekan angka kemiskinan dengan mewujudkan pemerataan pembangunan melalui peningkatan kualitas aksebilitas, serta mengupayakan pemenuhan hak dasar dan pemberdayaan penduduk miskin.

“Berdasarkan asumsi perhitungan PDRB tahun 2022, angka PDRB Pangkep per kapita di kisaran 76,81 juta. Angka ini akan lebih dipacu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakaat, baik yang ada di kepulauan maupun di pegunungan dan daratan,” terang mantan Ketua DPRD Pangkep ini.

Kemudian, lanjut Yusran, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pangkep akan terus diperbaiki dengan meningkatkan akses layanan pendidikan dan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta tenaga kependidikan yang berkualitas dan berdaya saing, yang tidak hanya bertumpu terhadap pendidikan formal, tetapi juga focus pada pendidikan nonformal melalui penguatan pendidikan karakter dan menciptakan SDM yang kreatif. Juga peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, kebijakan APBD Kabupaten Pangkep pada 2022 mendatang akan menempuh tiga strategi kebijakan fiskal, yaitu pendapatan daerah yang diproyeksikan akan membaik atau meningkat menjadi Rp1.446.040.231.820 dibanding tahun 2021 sebesar Rp1.370.922.526.029.

Selanjutnya, meningkatkan kualitas belanja daerah menjadi Rp1.444.540.231.820. Angka ini naik sekitar Rp67.617.705.791 dibanding tahun 2021 dengan belanja Rp 1.376.922.526.029, serta pembiayaan yang mencapai Rp 1.500.000.000.

“Kebijakan ini diharapkan sebagai wujud dan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Pangkep untuk membuat postur APBD lebih fokus dalam mendukung kegiatan prioritas sesuai tema kebijakan dan pembangunan Pangkep 2022 yang focus pada pemulihan ekonomi, reformasi sosial, dan optimalisasi pengelolaan sumberdaya lokal,” ujar dia.

Tentunya, kata Yusran, masih banyak hal yang harus kita benahi dan dikerjakan bersama. Karena itu, apresiasi dan terima kasih atas segala sinergi, pengabdian, dan kemitraan yang baik selama ini saya sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat, jajaran DPRD, Forkopimda, dan seluruh aparatur pemerintah daerah serta kepada para insan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

“Mari kita terus bahu membahu, menjalin kekompakan dan harmonisasi dalam membangun daerah yang kita cintai ini untuk Pangkep Hebat,” tutup Yusran.

Berita sebelumyaSerius Tekan Angka Stunting, Pemkab Pangkep Siapkan Regulasi
Berita berikutnyaPantau Pilkades, Bupati Pangkep Tegaskan Apapun Hasilnya Harus Diterima

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here